0 Melihat

Bermain dengan pasien perempuan di ruang kerja

Pasien wanita itu masuk dengan gaun ketat, kulitnya yang putih halus terlihat samar di balik lapisan kain tipis yang membuat dia sulit berkonsentrasi pada berkas di depan. Setiap langkahnya yang mendekat seolah merupakan tantangan, napasnya lembut namun membawa sedikit rasa bergelora, matanya yang basah mengintipnya dengan penuh rayuan.
Suasana di ruang praktik terasa sempit saat tatapan kedua orang bertemu. Dia perlahan duduk, rok gaunnya terangkat memperlihatkan paha rampingnya yang menawan, membuatnya tak bisa menahan diri. Tangan laki-laki itu menyentuh pinggangnya untuk memeriksa, namun kehangatan dan detak jantung mereka berdua membuat ruangan terasa pengap karena hasrat.
Dia condong ke arah laki-laki itu, napas panasnya menyentuh leher, lengan lembutnya menariknya lebih dekat. Tidak ada yang bicara, hanya terdengar desahan pelan, suara kain yang bergesekan dan sentuhan membara. Ruang kerja kecil itu tiba-tiba menjadi tempat perasaan yang meluap, tempat dia dan wanita itu terjalin dalam sebuah gejolak kerinduan, tak dapat menghentikan diri.

Mungkin Anda Suka?